Lomba Blog

Tempat Penuh Kenanganku itu Langkawi dan Smarphone idamanku itu Huawei Nova 3i

Apa kabarmu kawan? Kuharap kau baik-baik saja. Selalu dalam keadaan sehat dan bahagia. Aamiin

Nah, hari ini aku ingin bercerita. Bercerita tentang pengalamanku saat berkunjung ke salah satu tempat yang penuh kenangan dan tak akan pernah aku lupakan. Ya, tempat yang kumaksud adalah Langkawi Malaysia. Pernah ke sana? Bila pernah berarti kita sama. Yuk tost dulu lah (Hehehehe). Bila pun belum, semoga nanti kalian juga sampai ke sana ya. Aamiin.

Alhamdulillah, akhir tahun 2017 lalu aku berkesempatan untuk menginjakkan kaki dan menjunjung langit Langkawi. Asli, tempatnya indah luar biasa dan banyak sekali hal-hal yang unik di sana.

Awalnya, ke Langkawi itu tidak aku rencanakan sejak awal, karena memang tujuanku sesungguhnya bukan ke sana. Tapi hanya sampai ke Keddah menghadiri acara hajatan keluarga. Keddah adalah salah satu daerah di ujung Malaysia dan memang jarak ke Langkawi tak jauh lagi.

Entah kenapa tiba-tiba hari itu takdir berkata lain dan membawaku ke Langkawi. Kadang yang tak direncanakan tapi dapat kita rasakan memang memberikan rasa yang berbeda dan penuh makna. Sungguh, aku senang karena Tuhan selalu memberikan kejutan yang luar biasa, mengantarkanku untuk dapat ke Langkawi, sebuah tempat yang begitu indah dan tak akan pernah kulupakan dalam hidupku.

Nah, baiklah. Di sini akan kuceritakan awal kisahku saat berkunjung ke Langkawi Malaysia.

Hari itu, sekitar pukul 17.00 waktu Malaysia kami berangkat dari Pontian ke Keddah. Perjalanan itu memakan waktu lebih dari 12 jam. Dan itulah perjalanan menggunakan Bus yang pernah ku tempuh paling lama selama aku hidup di bumi ini.

Kami sampai saat pagi tiba. Kira-kira jam 06.45 waktu Malaysia. Setelah sampai kami istirahat sejenak, mandi dan sarapan. Setelah itu aku baring-baring sejenak menginstirahatkan badanku. Dan singkat kata aku tertidur agak pulas.

Nah, saat itulah aku dibangunkan oleh adikku. “Bang Aguk, bang Aguk, bangun. Pergi yuk” kata adikku sambil menggoyangkan badanku berulang-ulang agar aku bangun dari tidur nyenyakku waktu itu. “Bangunlah bang, jalan kita”, kata adikku selanjutnya. Aku pun mengucek-ngucek mataku dengan punggung tanganku beberapa kali setelah berhasil bangun dari tidurku.

“Mau ke mana?” Tanyaku penasaran setelah berhasil duduk dan dapat menyadarkan diriku dengan utuh. Aku bertanya karena memang aku tak tahu dan belum janjian apa-apa karena tak ada rencana yang kami buat sebelumnya.

”Ikut sajalah” kata adikku menjawab cepat sambil menarik tanganku.

Sejurus kemudian, Aku, Daus (adikku), Rahman dan Bang Muhammad Yunus langsung menaiki Mobil Sedan berbodi dongker yang memang telah dipesan mereka. Mereka bertiga memang telah mencari informasi dan bersepakat untuk menyebrang dari Keddah ke Langkawi. Aku yang menikmati tidur tak tahu rencana mereka bersyukur karena diajak dan dibangunkan. Kami semua telah berada di dalam mobil itu, dan saat itulah aku baru tahu kalau kami berempat mau ke Langkawi

Singkat kata, kami sampai di Pelabuhan Ferry Terminal Kuala Keddah. Di sana kami mengambil ticket Kuala Keddah menuju Langkawi dengan Boarding Code KL1300 pukul 1:00 PM dengan nomor kursi 134, 135, 136, 137 untuk empat orang. Dari Kuala Keddah menuju Langkawi kita hanya dikenakan RM 23.00 / orang. Tak lupa, di dalam Ferry yang cukup besar itu aku menjepret empat ticket yang kami gunakan dan langsung mengunggah di IG storiku. Kurang lebih satu jam setengah diperjalanan kami pun sampai ke Pelabuhan Ferry Langkawi. Ya, kami sampai di Langkawi. Alhamdulillah.

IMG_7039.PNG

Sesampainya di pelabuhan Ferry Langkawi, kami langsung mengabadikan momen di sebuah tulisan, “Selamat Datang Ke Langkawi”. Setelah itu kami melihat-lihat di sekitar dan membeli gantungan kunci berlambang Elang dan tulisan Langkawi untuk buah tangan. Keluar dari area pelabuhan kita akan menemukan ikon dari Pulau Langkawi di Eagle Squard, sebuah tempat yang menampilkan Elang besar yang sedang mengepakkan sayap dengan gagah. Di sana telah ramai orang berkunjung dan mengabadikan momen. Di antara banyak orang itu termasuklah kami berempat. Setelah puas mengabadikan momen kami mencari mushola untuk shalat, menunaikan kewajiban sebagai hamba Tuhan.

IMG_2531

IMG_2513

IMG_2483

IMG_2996

Selesai shalat kami mencari mobil sewaan untuk berjalan-jalan di Pulau Langkawi. Saat itu kami tahu bahwa jatah kami tidaklah lama dan hanya memiliki waktu sebentar saja karena sore hari kami harus pulang dikarenakan besok subuhnya kami akan kembali pulang berangkat bersama rombongan “Marola Botting” atau pengantar pengantin dari Keddah-Kuala Lumpur-Pontian, Johor.

Kami mencari Mobil sewaan dan menawar harga serta mencari tempat yang akan kami tuju. Dan, dalam pencarian itu kami menemukan seorang lelaki bertopi putih, berbadan tegap yang beberapa menit kemudian kami mengenal namanya adalah Bang Zain, seorang supir yang ramah dan baik yang siap mengantar kami pergi dan pulang selama dalam rentang waktu 4 jam sekaligus rela menunggu kami berjalan-jalan. Setelah perundingan dan tawar-menawar sepakatan kami dengan Bang Zain adalah membayar senilai RM.100.00.

IMG_2515

Mengingat memiliki waktu yang tak lama, pilihan tempat yang akan kami tuju saat itu adalah Kilim Karst Geoforest Park dan pusat perbelanjaan Langkawi. Perjalanan dari pelabuhan Ferry menuju Kilim Karst Geoforest Park memakan waktu sekitar setengah jam. Di perjalanan Bang Zain memberikan informasi dan dengan sangat antusias menjawab pertanyaan yang kami lontarkan padanya. Saat kami sampai di Kilim Karst Geoforest Park, kami langsung menggunakan paket tour wisata mangrouve dengan menggunakan Spead boad JMT Boating Service selama satu jam dengan membayar RM.250.000.

IMG_2516

Selama satu jam ada empat tempat yang kami kunjungi. Awal perjalanan menggunakan Spead boat kami memasuki hutan Mangrove dan memasuki Gua Kelelawar, rombongan kami menyewa sebuah lampu senter seharga RM.1.00. Saat memasuki dalam gua, ada bau yang tak sedap menyengat hidung tapi ada sensasi yang dahsyat saat dapat melihat dalam gua yang di atas gua itu bergelantungan banyak kelelawar.

IMG_2499

Selesai memasuki Gua Kelelawar kami lanjutkan menaiki spead boat untuk ke sebuah restaurant yang di sana juga terdapat keramba yang berisi ikan-ikan besar dan bermacam-macam, ada juga bermacam-macam binatang laut. Beberapa menit kami di sana, temanku ikut memberi makan Ikan Pari Bakau dan Pari Harimau yang memang sudah dibuka giginya sehingga tidak lagi mampu menggigit tangan yang memberikan makanan. Di sini kami juga ditawari untuk makan yang lauknya langsung ditangkap di sungai. Tapi mengingat waktu dan uang di dompet yang telah menipis terpaksa kami urungkan.

IMG_2566

Tempat tujuan terakhir kami adalah Gunung Kawi yang di punggungnya terdapat tulisan Kilim Geoforest Park. Di sini kami berhenti agak lama mengabadikan moment dengan backround tulisan itu. Kilim Geoforest Park ini di ujung laut, tempatnya sangat indah dan menarik. Bang Asri pun, supir spead boat yang kami sewa mengatakan bila kalian beruntung kalian akan dapat melihat ikan lumba-lumba terbang.

IMG_2589

Selesai mengunjungi dan mengabadikan moment di empat tempat tersebut, kami pun kembali pulang ke tempat kami pertama berangkat. Lalu kami lanjutkan ke pusat perbelanjaan Langkawi membeli apa yang ingin kami beli juga tentu sesuaikan uang di kantong celana.

Ah Langkawi, sungguh tak puas rasanya karena hanya setengah hari. Langkawi tempat yang indah, memanjakan mata, bikin penasaran, bikin betah dan sekali mengijakkan kaki ke Langkawi rasanya ingin kembali lagi. Dan, inilah perjalanan pertamaku ke Luar Negeri, ke Negara tetangga Malaysia. Dan, banyak hal yang kusyukuri, salah satunya karena aku juga dapat menginjakkan kaki ke pulau Langkawi. Banyak yang telah ke Malaysia tapi banyak pula yang belum sampai ke Langkawi. Teman baruku yang lahir dan menetap di Malaysia selama 18 tahun pun ternyata baru pertama ke Langkawi bersama Kami.

Begitulah cerita sederhanaku saat berada di Langkawi Malaysia. Jujur saja aku belum puas, karena waktu yang aku dan temanku miliki saat itu sangatlah terbatas dan masih banyak tempat-tempat yang belum ku kunjungi, tapi bisa kupastikan bahwa Langkawi adalah tempat yang penuh kenangan bagiku dan tak akan pernah aku lupakan bahkan aku bangga untuk menceritakan kisahku saat di sana.

Satu lagi, sebenarnya aku adalah tipe orang yang begitu suka mengabadikan moment bila berkunjung ke tempat yang baru untuk kujadikan koleksi pribadi. Seperti ke Langkawi, foto-foto di atas adalah salah satu contoh moment yang kuabadikan. Sayangnya saat ke Langkawi kemarin aku tak dibekali dengan smartphone idamanku. Andai saja di tahun ini aku diberikan kesempatan ke Langkawai lagi, ditambah dengan berbekal smartphone idaman, tentu moment yang ku abadikan lebih berwarna dan tentu saja rasa bahagiaku bertambah-tambah.

Nah, smartphone idaman apa yang ingin aku bawa saat kembali diberikan kesempatan ke tempat yang penuh kenangan? Bila kalian bertanya demikian maka jawabanku adalah ; smartphone Huawei Nova 3i

Kenapa Huawei Nova 3i?

Mungkin pertanyaan berikutnya adalah kenapa harus Huawei Nova 3i? Jadi, smartphone Huawei Nova 3i ini memiliki beberapa alasan kenapa menjadi smartphone idamanku dan paling pas untuk kubawa saat mengunjungi tempat yang penuh kenangan. Mau tau alasannya? Baiklah akan aku beri tahu di bawah ini:

  1. Quad Camera dengan Artificial Intelligence (AI)

Nah, Huawei Nova 3i ini dilengkapi dengan empat kamera alias quad camera. Hebat kan? Kamera depan menggunakan pengaturan 24MP + 2MP depth sensor. Sementara itu kamera belakangnya menggunakan pengaturan 16MP + 2MP depth sensor dan dilengkapi dengan LED Flash.

nurulnoe.com
nurulnoe.com

Di tambah dengan beragam fitur baru yang ditawarkan smartphone Huawei Nova 3i ini antara lain : AI Mode,  Potrait, Bokeh, dan AR lens, disamping fitur-fitur unggulan pada menu kamera Huawei seperti Pro Mode, Lighting Paint, Document Scan, Slow mo, dan lain-lain. Wah, pasti mengambil gambar dengan smartphone ini hasilnya luar biasa.

  1. Kapasitas Memori Internal Lega

Siapapun orangnya terlebih yang suka mengabadikan moment pasti yang dicari adalah smartphone yang memiliki kapasitas memori yang besar. Begitu pun aku. Nah, Huawei Nova 3i ini bisa dikatakan menjadi smartphone dengan memori internal terbesar, yakni 128GB! Didukung dengan RAM 4GB, tentu kita tak perlu khawatir saat ingin merekam video atau asyik mengambil banyak foto. Iya kan? Nah itulah salah satu kelebihannya

kumparan.com
kumparan.com

Hebatnya lagi, Huawei Nova 3i nyatanya masih menyediakan opsi untuk menambahkan kartu microSD berkecepatan tinggi lewat slot hybrid yang dimilikinya. “Gila” kan?

  1. Premium Design dengan Layar FullView Display 2.0

Sebagai seorang lelaki, aku tak suka smartphone yang warnanya norak. Sukanya yang gagah dan enak dilihat. Ajaibnya, Huawei Nova 3i dirilis dengan menyediakan dua pilihan model warna, yakni Black dan Iris Purple yang merupakan perpaduan warna biru dan ungu. Kurang keren apa coba? Secara desain belakang, Huawei Nova 3i mengusung desain landscape jika dilihat dari logo Huawei yang terdapat di sisi bawah. Menakjubkan.

Menilik ke sisi depan, Huawei Nova 3i mengandalkan layar FullView Display 2.0 yang berukuran 6.3 inci resolusi FullHD+ (2340 x 1080 piksel) dan ratio 19.5:9 sehingga pas dengan genggaman. Pokoknya nyaman di tangan dan sangat memuaskan.

kumparan.com
kumparan.com
  1. Powerful Performance

Jujur saja, aku paling tak suka smartphone yang lelet. Ya, siapa pun orangnya pasti juga demikian. Nah, hal yang paling ditunggu-tunggu pada smartphone Huawei Nova 3i ini adalah kehadiran chipset upper mid-range, HiSilicon Kirin 710 yang pertama kali dipakai pada Huawei Nova 3i. Chipset ini pun didukung dengan GPU Mali-G51 MP4 yang kabarnya akan mendapatkan fitur GPU Turbo. Luar biasakan pasti tak bakalan lelet lah.

nurulnoe.com
nurulnoe.com

Tak cukup hanya itu, HiSilicon Kirin 710 yang memiliki fabrikasi 12nm ini memiliki teknologi AI yang mendukung pengolahan foto dan pengalaman bermain game yang lebih imersif. Wah, ternyata selain foto juga sangat mendukung bagi gamers.

  1. Harga bersaing di kelasnya

Nah, ini yang paling penting. Huawei Nova 3i  ini masuk di kelas menengah, tak mahal terjangkau untuk kita semua. Huawei Nova 3i  menjadi smartphone termurah di kelasnya dengan storage 128GB. Ya, Huawei Nova 3i ini murah dan terjangkau untuk kita semua ditambah dengan keunggulannya dan didukung pula dengan penyimpanan data yang besar.

Nah itulah alasannya. Maka memang, smartphone Huawei Nova 3i inilah idamanku dan paling pas untuk kubawa saat kembali dapat mengijakkan kaki di Langkawi Malaysia tempat yang begitu berkesan bagiku dan penuh kenangan yang tak akan pernah kulupakan. Smartphone Huawei Nova 3i sangat sesuai dengan kebutuhanku karena kelebihannya yang luar biasa ; Kamera yang sudah dibekali teknologi AI, Memori penyimpanan yang besar, performa yang handal dan tampilannya yang gue banget

Tulisan ini diikut sertakan dalam giveaway di blog nurulnoe.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s